SHOWROOM DAN BENGKEL RESMI MOTOR HONDA JL.MARELAN RAYA NO 286 TLP : (061) 6853946 / (061) 6857159 SIMP.PERTEMUAN PASAR I MEDAN MARELAN 20255. PROMO KHUSUS RAMADHAN SETIAP PEMBELIAN SEPEDA MOTOR DI SHOWROOM KAMI AKAN MENDAPATKAN BONUS HP FLEXI MUSLIM DAN KARTU DISCOUNT SERVICE DAN DISCOUNT SPAREPART DAN DISCOUNT KHUSUS UNTUK ANAK SEKOLAH,ANAK KULIAH,PEGAWAI TELKOM,PLN,PNS,PERTAMINA,INDOSAT,DLL DENGAN MEMBAWA FOTO COPY KARTU IDENTITAS INFO HUB RUDI: 081375553949/06177781801
HARGA SEPEDA MOTOR HONDA
No | Motor | Tipe | CC | Tahun | Harga OTR (Rp) |
01 | Absolute Revo 110 Spoke | Cub | 110 | 2010 | Rp 11,865,000 |
02 | Absolute Revo 110 CW | Cub | 110 | 2010 | Rp 13,215,000 |
03 | Absolute Revo CW Deluxe | Cub | 110 | 2010 | Rp 13,815,000 |
04 | Blade | Cub | 110 | 2010 | Rp 13,840,000 |
05 | Blade SP | Cub | 110 | 2010 | Rp 13,990,000 |
06 | Supra X 125 R (SW) | Cub | 125 | 2010 | Rp 14,365,000 |
07 | Supra X 125 R (CW) | Cub | 125 | 2010 | Rp 15,465,000 |
08 | Revo AT | Cub | 110 | 2010 | Rp 15,800,000 |
09 | Supra X 125 PGM-Fi | Cub | 125 | 2010 | Rp 16,540,000 |
10 | Scoopy | Skutik | 110 | 2010 | Rp 13,500,000 |
11 | BeAT SW | Skutik | 110 | 2010 | Rp 12,000,000 |
12 | BeAT CW | Skutik | 110 | 2010 | Rp 12,500,000 |
13 | Vario CW | Skutik | 110 | 2010 | Rp 14,965,000 |
14 | Vario Techno | Skutik | 110 | 2010 | Rp 15,790,000 |
15 | PCX | Skutik | 125 | 2010 | Rp 32,000,000 |
16 | City Sport 1 | Sport | 125 | 2010 | Rp 17,140,000 |
17 | Mega Pro CW | Sport | 160 | 2010 | Rp 20,590,000 |
18 | Mega Pro SW | Sport | 160 | 2010 | Rp 19,440,000 |
19 | Tiger CW Singgle Lamp | Sport | 200 | 2010 | Rp 24,890,000 |
20 | Tiger CW Double Lamp | Sport | 200 | 2010 | Rp 24,890,000 |
Keterangan :
- � Harga di atas berlaku mulai tanggal 02 Februari 2010. Harga berlaku untuk wilayah DKI Jakarta
- � Untuk harga setempat, silahkan hubungi dealer terdekat dengan tempat tinggal Anda
- � Untuk harga dikota medan dan sekitarnya hub: Rudi tlp : 081375553949
Kamis, 29 Juli 2010
Teknik Mengerem yang Benar
Pada saat kita memutuskan untuk belajar mengendarai sepeda motor, hal pertama yang harus kita pertimbangkan untuk menghindari diri dari resiko kecelakaan adalah bagaimana kita dapat menguasai teknik untuk menghentikan laju kendaraan. Satu-satunya alat yang bisa dengan aman mengurangi laju kendaraan dan menghentikan kendaraan adalah rem.
Engine brake : efek pengereman yang ditimbulkan akibat penurunan kecepatan putaran mesin (tidak ada untuk type matic), bisa membantu mengurangi laju kendaraan akan tetapi yang bisa menghentikan laju kendaraan adalah rem. Apabila teknik pengereman sudah dikuasai dan terlatih untuk melakukannya, maka kepercayaan diri akan meningkat dan jarak pengereman bisa diperpendek.
Semakin pendek jarak pengereman akan semakin baik, semakin jauh resiko kita terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Pada sepeda motor kita mengenal rem depan dan rem belakang. Paling efektif untuk menghentikan laju kendaraan adalah rem depan. Artinya apabila teknik pengereman telah dikuasai dengan baik, maka jarak pengereman paling pendek akan diperoleh apabila mengaplikasikan rem depan. Rem belakang hanya digunakan sebagai penyeimbang. Dalam kondisi latihan biasanya kita atur segalanya adalah ideal dan dilakukan secara berulang, hal ini semata-mata untuk mengasah kemampuan kita dalam menguasai teknik dasar pengereman. Pada saat berkendara di jalan raya penting untuk kita memperhatikan hal-hal lain yang tidak akan kita jumpai seperti pada saat latihan, misalnya : kondisi jalan yang tidak rata, berpasir, basah, dan sebagainya.
Dalam latihan, bisa dicoba beberapa pengereman; pengereman dengan menggunakan rem belakang saja, kemudian rem depan saja, dan terakhir cobalah dengan teknik pengereman yang benar dengan menggunakan kedua rem. Dengan kondisi yang ideal cobalah untuk merasakan dan membandingkan jarak pengereman yang dihasilkan.
Urut-urutan dalam proses pengereman (dengan SM type sport) yang penting untuk dilatih (sampai dengan sepeda motor berhenti) :
1. Melajulah dengan kecepatan tertentu. Untuk awal, 40 km/jam cukup untuk kita bisa melatih teknik dasar pengereman. Gunakan gigi 4 ke atas.
2. Pada saat kita putuskan untuk mengerem, hal pertama yang harus kita lakukan adalah melepaskan putaran gas (deselerasi). Posisi tangan saat ini adalah menggenggam penuh grip gas (tidak ada jari yang standby pada tuas rem depan).
3. Kemudian langkah berikutnya adalah tangan menarik tuas rem depan dengan cara diremas (seperti bersalaman) dan pada saat yang bersamaan kaki kanan memijak rem belakang sebagai penyeimbang. Pastikan posisi sepeda motor tegak (tidak miring) sehingga resiko tergelincir/terpeleset tidak terjadi.
4. Tepat saat sepeda motor akan berhenti, tarik tuas kopling sehingga mesin tidak mati dan turunkan kaki kiri saat berhenti.
5. Dalam latihan tidak disarankan menggunakan engine brake, semata-mata untuk melatih diri dalam penguasaan teknik dasar pengereman.
6. Langkah tersebut dilakukan secara berulang sampai benar-benar dikuasai.
7. Sebagai evaluasi, dengan teknik pengereman yang benar maka dapat dilakukan pengukuran jarak pengereman (dengan memberikan marking sebagai penanda jarak di sepanjang lintasan pengereman).
8. Setelah evaluasi diperoleh, selanjutnya latihan dapat dilanjutkan dengan menambah kecepatan sesuai kemampuan, misal: 60 km/jam.
Perlu diingat, jangan memaksakan diri untuk mengaplikasikan rem depan sekuat-kuatnya untuk awal latihan. Resiko terjungkal akan didapatkan apabila “feeling” dalam meremas tuas rem depan dengan optimal belum dikuasai. Latihan berulang dibutuhkan untuk mendapatkan penguasaan yang maksimal.
Selamat berlatih dan berkendara aman dan nyaman bersama Honda.
SUMBER : ASTRA HONDA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar